SUMENEP, KanalMadura.id– Program budidaya ikan tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kabupaten Sumenep mulai menuai keluhan. Sejumlah kepala desa penerima program mempertanyakan mekanisme penentuan commanditaire vennootschap (CV) atau pihak pelaksana kegiatan yang disebut tidak melibatkan pemerintah desa.
Berdasarkan keputusan direktur jenderal perikanan budidaya nomor 324 Tahun 2026, terdapat 14 desa di Kabupaten Sumenep yang mendapatkan program tersebut. Desa-desa itu meliputi Desa Ging-Ging, Kecamatan Bluto; Kambingan Barat, Kecamatan Lenteng; Karduluk, Pakamban Daya, dan Jaddung di Kecamatan Pragaan; Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan; Rombiya Timur, Kecamatan Ganding; serta Belluk Ares, Belluk Raja, dan Desa Karangbudi.
Sejumlah kepala desa yang hendak menjadi penerima dari program kementrian kelautan dan perikanan tersebut sangat kecewa ketika pihaknya dalam hal penentuan CV sama sekali tidak dilibatkan.
"Program tersebut itu kan untuk desa, Kalau kita sama sekali tidak dilibatkan dalam hal tersebut itu maksudnya bagaimana ? Dan bilamana dalam pengerjaan nanti terjadi hal-hal yang bermasalah, Lantas siapa yang akan tanggung jawab kalau kita tidak dilibatkan?", Ucap salah satu kepala desa yang enggan disebut namanya.
Persoalan ini mendapat perhatian Syafik, aktivis Aliansi Pemuda Peduli Rakyat. Ia mempertanyakan dasar penunjukan CV tersebut, "Bagaimana mungkin kegiatan yang diperuntukkan untuk desa lantas pihak desa tidak dilibatkan sama sekali itu maksudnya bagaimana ?" Ucapnya.
“Apapun alasannya, Yang namanya program ya harus jelas dan transparan, Juknisnya mana dan seperti apa, Itu kan harus di sosialisasikan. Semuanya kan da regulasinya, Bukan asal-asalan dan gak jelas begitu", Imbuh Syafiq.
Sementara saat dikonfirmasi terkait juknis, Koordinator Penyuluh dari perogram budidaya ikan tematik Kabupaten Sumenep mengaku tidak ada.
Program yang menyasar 14 desa di kabupaten Sumenep tersebut diharapkan juga memperhatikan efektifitas serta kondusifitas dan tentunya Tampa menafikan regulasi yang ada.
