Even olahraga yang diselenggarakan Oleh Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Jawa Timur Bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tersebut diikuti sekitar hampir 80 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Para peserta datang dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Banyuwangi, Kediri, dan kabupaten Pamekasan.
Peserta yang berasal dari beberapa kabupaten di Jawa Timur tersebut dikelompokan melalui usia mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Dalam kejuaraan ini, nomor pertandingan juga dibagi berdasarkan kategori usia, yakni di under 25 dan di atas 25 tahun.
Pada kategori Production All Overall, atlet menembak Kabupaten Pamekasan dari Master Shoting Club (MSC) Akhmad Riadi berhasil finis di posisi juara ketiga. Sementara posisi juara kedua di tempati tim ASC dan Juara Pertama diraih tim Fortis yang keduanya berasal dari Kota Malang.
Sementara untuk atlet kategori under 25 tahun, Arkhan Abdillah dari Master Shoting Club Pamekasan yang turun di Kategori Open Putra harus puas dengan hanya mampu menempati posisi ke empat dari kategori yang dilombakan di kelas Open Putra.
Sementara Itu Akhmad Riadi yang akrab disapa Adie mengatakan keikutsertaan dalam Surabaya Rising Champion 2026 ini menjadi bagian dari proses mengasah kemampuan dalam ajang tembak reaksi khususnya AA-IPSC terutama atlet dan menjadikan hasil yang diraih dalam kejuaraan ini sebagai tolak ukur perkembangan kemampuan atlet sekaligus bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
"kita dari pamekasan sejauh ini masih aktif mengikuti kejuaraan menembak baik ditingkat jawa timur maupun luar jawa timur, dan alhamdulillah pada kejuaraan ini masih bisa podium" ujarnya singkat
dirinya berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi atlet Tembak Reaksi MASTER SC Pamekasan lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan konsistensi dalam latihan agar bisa terus berpartisipasi pada setiap kejuaraan.
