MASYARAKAT SEBAGAI SUBYEK BUKAN SEBAGAI OBYEK POLITIK PILKADES.

MASYARAKAT SEBAGAI SUBYEK BUKAN SEBAGAI OBYEK POLITIK PILKADES.

Tuesday, 5 April 2022, 22:40

 

(Foto: M.Adi Purwanto)


Pamekasan- KanalMadura.id, Ketua Pilkades Desa Ceguk berharap, pemilihan kepala desa (Pilkades) dijadikan ajang pemersatu. Bukan pemecah belah masyarakat. Ucap Adi Purwanto Ketua Panitia Pilkedas Desa Ceguk Sekaligus Mantan Presiden Mahasiswa Unira priode 2014-2015.


“Mari kita jadikan ajang pilkades ini sebagai suara pemersatu masyarakat. Walau kita berbeda pilihan, tetapi jangan jadikan itu sebagai pemecah belah,


Karena pada hakekatnya Pilkades merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi, sebab masyarakat mempunyai peranan penting dalam menentukan arah kebijakan Pemerintah Desa sesuai kebutuhan masyarakat. Kades sebagai pimpinan penyelenggaraan pemerintahan desa diharapkan menjadi figur yang peka terhadap segala sesuatu yang terjadi dimasyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan masyarat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT.


Masyarakat sebagai subyek untuk menentukan figur pemimpin di Desa dan bukan obyek yang mudah dipengaruhi, karena masyarakat punya akal pikiran dan hati nurani jangan sampai mudah dipengaruhi dengan politik uang atau sesuatu yang sifatnya sementara, sedangkan Kades terpilih nantinya akan memimpin dan menjalankan roda organisasi Desa kedepan.


Pilkades juga merupakan sarana pendidikan politik masyarakat, dalam arti yang sempit, pendidikan politik dapat diartikan sebagai usaha sadar untuk mengubah proses sosialisasi politik masyarakat sehingga mereka memahami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik ideal yang hendak dibangun, sedangkan dalam arti yang luas pendidikan politik diarahkan untuk menyadarkan masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara untuk ikut menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ucap Mantan Presiden Mahasiswa Unira 2014-2015.(Tim)

TerPopuler