MOMEN PILKADA, PASLON URUTAN NO. 1 MENARIK PERHATIAN MASYAKAT PAMEKASAN DENGAN BERBAJU BATIK LOKAL

MOMEN PILKADA, PASLON URUTAN NO. 1 MENARIK PERHATIAN MASYAKAT PAMEKASAN DENGAN BERBAJU BATIK LOKAL

Sunday, 11 March 2018, 22:33

Pamekasan, kanalmadura.com - Sabtu, 10/3. Pasangan BERBAUR  memanfaatkan momentum pilkada serentak 2018 ini, Dengan menggunakan Baju Batik Sebagai Baju Seragam Pasangan Calon, hal ini dilakukan hanya semata-mata untuk membantu masyarakat pengrajin batik mempromosikan batiknya

"Saya sengaja memanfaatkan momentum ini, karena pasangan calon seperti saya pasti akan menjadi sorotan media. Sehingga batik Pamekasan yang saya gunakan ini, otomatis juga akan menjadi sorotan media," ujar Calon Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, S. Psi.

Baddrut Tamam merupakan satu dari dua Pasangan Calon Bupati Pamekasan yang akan maju untuk memperebutkan dukungan masyarakat pada pilkada yang akan digelar  Tanggal, 27-Juni-2018 nanti.

Calon Bupati Pamekasan yang berpasangan dengan Raja'e  Asal Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar Pamekasan ini, sengaja menggunakan seragam batik karena beberapa pertimbangan.

Selain batik yang digunakan memang merupakan hasil kerajinan Tangan  Warga Pamekasan, penjualan batik dalam beberapa dua tahun terakhir ini cenderung menurun.

"Dan dengan berseragam batik ini, saya juga bermaksud ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk mencintai hasil karya masyarakat lokal, Pamekasan," ujar Baddrut Tamam.

Selain itu, Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur ini, Mengatakan dengan menggunakan seragam batik, Juga berupaya agar lebih maju dan berkembang, sekaligus membantu mengkampanyekan #GerakanCintaBatik.

Baddrut menjelaskan, melalui kampanye Gerakan Cinta Batik, dirinya dan pengurus partai pengusung tak ingin lagi menonjolkan "politik identitas" akan tetapi gerakan politik yang mengedepankan pemberdayaan ekonomi umat dan gerakan cinta produk lokal.

"Jadi, kami ingin masyarakat pelaku usaha mikro di Pamekasan bisa merasakan manfaat yang sebesar-besarnya melalui momentum pilkada ini," katanya.

Apalagi, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah mengakui bahwa batik sebagai Ikon Budaya Indonesia untuk Dunia. Bahkan, Pemkab Pamekasan telah mendeklarasikan sebagai Kota Batik.

Pasangan Calon Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Raja`e (Berbaur) ini merupakan satu dari dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan yang akan bersaing pada pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

#MajulahBatikPamekasan
#JayalahProdukLokal
#SejahteraMasyarakatPamekasan

TerPopuler