-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Index berita

iklan

Iklan

Spanduk penolakan PKI, marak

Saturday, 15 August 2015 | 14:23 WIB | 0 Views Last Updated 2015-08-15T07:23:36Z

PAMEKASAN,(kanalmadura.com) - Aksi penolakan bangkitnya komunis di Pamekasan mulai marak, ditandai dengan munculnya spanduk-spanduk seruan untuk menolak rencana pemerintah meminta maaf kepada PKI dan keluarganya dan seruan menolak munculnya kembali PKI.

Spanduk penolakan yang mengatasnamakan beberapa elemen masyarakat dan kelompok masyarakat serta kelompok keagamaan itu dipasang terutama di wilayah Kecamatan kota Pamekasan, juga terlihat di beberapa titik diluar kecamatan kota seperti di Kecamatan Larangan.

Menyikapi maraknya spanduk penolakan ini, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Arm Mawardi, S.A.P dalam pernyataannya kepada media pada hari Jum'at (14/8/15) mengatakan bahwa tidak ada arahan dan perintah dari Kodim 0826 kepada kelompok-kelompok masyarakat.

"Semua itu atas kesadaran masyarakat sendiri, tidak ada arahan ataupun perintah dari Kodim" tegas Dandim.

kemungkinan, lanjut Dandim, gerakan masyarakat memasang spanduk ini dikarenakan kekecewaan masyarakat dengan beredarnya isu di media sosial tentang adanya rencana permintaan maaf pemerintah kepada G.30.S/PKI.

Sementara itu, hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggota Unit Intel Kodim 0826 kepada beberapa kelompok masyarakat, salah satunya adalah pengurus ranting NU Kecamatan Larangan, Moh Tamin mengatakan bahwa pemasangan spanduk di wilayah Kecamatan Larangan adalah mereka yang membuat dan memasang. "Hal ini sudah dimusyawarahkan bersama-sama" tegasnya.

Dandim juga mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada adanya kelompok yang akan memecah dan menghancurkan bangsa Indonesia, baik secara kebangsaan maupun secara ideologi,

"NKRI harga mati, mari kita pertahankan sampai titik darah penghabisan" ajak Dandim dengan tegas.*(ri/ynt)

×
Berita Terbaru Update