Pertengkaran dipicu petasan, Babinsa Turun Tangan

Pertengkaran dipicu petasan, Babinsa Turun Tangan

Sunday, 28 June 2015, 20:54

PAMEKASAN (28/6/2015) Kanalmadura.com - Gara-gara  bermain petasan/mercon dua orang warga Desa Trasak Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan terlibat cekcok antara Suparji (45 tahun) warga Dusun Banleban Barat dengan M. Rodi (44 tahun) warga Dusun Trasak Tengah.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (28.06.2015) pukul 12.15 WIB. Ketika Suparji sedang mengecat gudang milik Haji Ali disamping Balai Desa Trasak.

Saat itu Rodi yang bekerja sebagai tukang tambal ban menyalakan petasan/mercon didepan rumahnya, sehingga mengagetkan Suparji yang sedang bekerja dan cekcok mulut pun tak terelakkan diantara mereka.
Namun Warga yang melihat kejadian itu, langsung melerai keduanya.

Menurut keterangan salah satu warga, Muhammad (25 tahun) warga desa setempat mengatakan bahwa Suparji type orang pemarah. "Suparji itu orangnya pemarah, mudah tersinggung" terang Muhammad.

Mengetahui terjadi pertengkaran antara Suparji dan Rodi, Rusmina (67 tahun) yang rumahnya dekat TKP segera menghubungi Sertu Mudhar Babinsa Koramil 0826/05 Larangan. Mudhar yang saat itu sedang berada di Pamekasan segera meluncur ke TKP di Trasak mengajak kakaknya Serma M. Munif, lalu menelepon piket Koramil Serda Basri dan Sertu Akrah.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan keduanya lantas dibawa ke balai desa untuk selanjutnya aparat desa bersama Babinsa dan Babinkamtibmas menyelesaikan permasalahan secara damai/kekeluargaan.

"Yang bertengkar sudah berdamai, masing-masing sudah menandatangani surat perjajian bermaterai" jelas Sertu Mudhar.

Saat ini kedua belah pihak sudah menerima dan saling memaafkan, sementara itu Rodi berjanji tidak akan mengulangi menyalakan petasan.

Sementara itu Dandim 0826 Letkol Arm Mawardi, S.A.P dalam keterangan persnya menghimbau masyarakat untuk menjaga kekhusyukan bulan puasa, dengan tidak menyalakan petasan atau apapun yang sekiranya mengganggu ketertiban dan ketenangan.

"Kita selalu ingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan ketenangan selama puasa, sehingga petasan/mercon dilarang" jelasnya*(sui)

TerPopuler