Pamekasan,Kanalmadura.id- Kegiatan belajar mengajar di Mts Darul Hijrah Desa Artodung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan dinilai menimbumkan kecurigaan publik
Pasalnya dalam data siswa MTS Darul Hijrah puluhan siswa masih tercatat aktif meskipun kegiatan belajar mengajar disekolah Mts tersebut siswanya bisa d hitung dengan jati,
Kondisi janggal itu memantik dugaan manipulasi data peserta didik untuk kepentingan pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Madrasah Tsanawiyah.
Dalam Pokok siswa tercatat sebanyak 27 siswa masih berstatus aktif. Padahal, siswa yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut diketahui tidak sampai 27 siswa.
Kondisi itu memunculkan kecurigaan publik adanya dugaan mark-up data siswa demi kepentingan pencairan BOS.
Sesuai ketentuan, dana BOS dialokasikan berdasarkan jumlah peserta didik. Setiap per tahun Dengan jumlah 27 siswa, MTS Darul Jijrah Artodung bisa meraup dana Bos puluhan juta Rupiah dalam setahun.
Sementara itu, sampai berita ini dirilis belum ada tanggapan dari kepala MTs Darul Hijrah meskipun sempat di hubungi berkali kali via Tlp Wats Up untuk dimintai klarifikasi perihal temuan tersebut.
Sementara Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Cerdas Akhmad Riadi S.H mengaku akan menindak lanjuti perihal temuan tersebut ke Inspektorat dan aparat penegak hukum agar menjadi perhatian serius bagi lembaga pendidikan yang lain.
”Ini harus menjadi perhatian semua sekolah. Jika ada data ganda atau residu, segera diselesaikan agar tidak terjadi pengelolaan ganda dana BOS maupun MBG dengan dugaan mark-up data,” tandasnya
