Lembaga Sosial Kontrol Brigade 571 Adukan Dugaan Manipulasi Data MTS Bustanul Ulum Klampar.

 

(H. elman rasidi di SPKT Polres Pamekasan)


Pamekasan- KanalMadura.id -  Adanya informasi tentang indikasi dugaan Mark Up data siswa MTS Bustanul Ulum yang berlokasi di Desa Klampar Kecamatan Proppo Pamekasan   beberapa hari terakhir mendapat tanggapan serius aktivis Lembaga Sosial Kontrol Brigade 571.


Pasalnya sekolah yang berlokasi di Desa Klampar Kecamatan Proppo Pamekasan tersebut antara data yang di input di data pokok siswa madrasah tsanawiyah dengan data riil siswa di sekolah tidak sama.


dimana pada data pokok pendidikan madrasah tercatat jumlah siswa untuk kelas 7 sebanyak 22 siswa, kelas 8 sebanyak 13 siswa dan kelas 9 sebanyak 10 siswa dengan total keseluruhan 45 siswa.


namun berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang namanya minta tidak dipublikasikan mengatakan jumlah siswa di MTS Bustanul Ulum tidak sampai 45 siswa sehingga diduga terjadi mark up data siswa di sekolah tersebut.


sementara itu kepala MTS Bustanul Ulum Saat dihubungi via pesan dan tlp Whast Up nya tidak memberikan tanggapan sama sekali.


Sementara itu H. Elman Rasidi SH dari lembaga sosial kontrol masyarakat  yang menerima informasi tersebut mengaku sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak dan saat ini sudah mempersiapkan surat aduan kepada APH agar temuan ini segera di tindak lanjuti dan kepala sekolah Mts Bustanul Ulum dapat di panggil untuk di mintai klarifikasi, mengingat apabila ini benar terjadi maka ada unsur kerugian negara dalam penerimaan anggaran dana BOS di sekolah tersebut.


"kami sudah siapkan datanya mulai data jumlah siswa dan data penerimaan anggaran dana bos, termasuk penggunaan anggara pada sekolah tersebut mulai dari tahun ajaran 2024 -2025 sudah kami siapkan dan sudah  kami kordinasikan pada pihak terkait " tegasnya pada awak media