Tingkat Kesadaran Demokrasi Masyarakat Pamekasan sudah semakin tinggi

Tingkat Kesadaran Demokrasi Masyarakat Pamekasan sudah semakin tinggi

Wednesday, 27 April 2022, 23:01


Nama : Safira Elsa Pramudita 

Kelas : PGSD 2A

Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 

Universitas Muhammadiyah Malang


Sebagai mahasiswa asli Pamekasan penulis sempat minder ketika harus bergaul dengan teman-teman mahasiswa dari daerah lain

Hal ini di sebabkan karna Pamekasan Madura terkenal dengan sebutan tradisi carok, yang sampai saat ini masih saja di beberapa daerah di Madura apalagi mendekati kontestasi Pilkades serentak kabupaten Pamekasan tanggal 23 April 2022 dalam Kontesasi Pilkades serentak Pamekasan Alhamdulillah Berlangsung Sukses dan Lancar


Kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Tahun 2022 di kabupaten pamekasan telah usai di laksanakan, Masyarakat sangat antusias dan senang dengan diadakannya pemilihan Kepala Desa Serentak terbukti dengan tinggkat kehadiran yang tinggi di masing TPS, mencapai 97% dari data yang penulis himbun di berbagai desa yang melaksanakan Pilkades serentak, hal ini menunjukkan tingkat kesadaran demokrasi masyarakat sudah semakin tinggi


Pemilihan kepala desa ini dilaksanakan dengan demokratis. Semua masyarakat pamekasan menyaksikan dari awal pencoblosan hingga penghitungan suara dengan seksama. mereka bersuka ria menyaksikan penghitungan suara di TPS setempat, para pemilih pemula yang baru memulai untuk pemilihan juga ikut serta meramaikan dalam pemilihan Kepala desa yang ada di kabupaten pamekasan.

Masyarakat inginnya pemimpin yang baru memberi suatu perubahan / kemajuan bagi desa. Tetapi  ada juga sebagian masyarakat yang tidak peduli dengan pemilihan kepala desa ini, bagi meraka hal tersebut itu tidak terlalu penting karena siapapun yang menjadi pemimpin kedepannya semua tetap sama tidak ada perubahan.

Dikutip dari beberapa media online

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 72 desa se kabupaten Pamekasan.

Untuk melangsungkan kesuksesan dan kelancaran pilkades serentak, bupati pamekasan Baddrut Tamam bersama Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dan Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaidillah, memantau langsung sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa desa yang melaksanakan pilkades.

Pelaksanaan pilkades ini bersamaan dengan momentum Ramadan 1443 Hijriah, tentunya hal ini merupakan pilkades yang luar biasa. Mungkin juga sejarah pertama pelaksanaan pilkades di Pamekasan, digelar pada bulan puasa Ramadan di tengah pandemi yang belum tuntas.

kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pilkades serentak ini, tentunya tidak lepas dari berkat doa dari masyarakat sekalian. Sehingga pilkades serentak berlangsung aman, damai, kondusif dan sejuk.

Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran demokrasi di tingkat desa sudah mulai tinggi walaupun ada 2 desa yang tidak bisa melaksanakan Pilkades di karenakan Dari dua tersebut, diantaranya Desa Panagguan, Kecamatan Proppo dan Desa Tamberru, Kecamatan Batumarmar.

Ketua panitia memundurkan diri.

Hal ini tidak membuat gelaran pilkdes di desa lain ikut tertunda, dalam kontestasi politik semua hal serba harus menjadi perhitungan kedepan sebagai mahasiswa yang notabene sebagai agen perubahan harus bisa memberikan edukasi politik yang baik ke masyarakat agar masyarakat faham tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia antara lain turut berpartisipasi baik sebagai pemilih maupun yang di pilih dalam semua kontestasi pesta demokrasi di Indonesia khusunya di Pamekasan.

TerPopuler