Kualitas Beras Jelek, Keluarga Penerima Manfaat di Pamekasan Mengeluh

Kualitas Beras Jelek, Keluarga Penerima Manfaat di Pamekasan Mengeluh

Friday, 27 March 2020, 08:57
foto: kwalitas beras buruk

Pamekasan, Kanalmadura- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako program Kemensos di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, dikeluhkan warga.

Pasalnya, bantuan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut kualitas berasnya sangat jelek dan hancur, sehingga tidak sesuai yang diharapkan.

Hal itu disampaikan salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang enggan namanya dimediakan, ia mengeluhkan, bahwa barang yang diterima tidak sesuai standart.

"Kalau dilihat dari kualitasnya, ini beras medium bukan premium, karena berasnya kotor dan jelek,"katanya Kamis (26/03/2020)

Bahkan dari hasil pantauan media, beras tersebut patah-patah terlihat hingga 50 persen, sehingga diduga kuat beras tersebut oplosan, sehingga legalitasnya perlu dipertanyakan.

"Saya berharap pihak terkait bisa memeriksa legalitas dari beras tersebut, karena kualitasnya memang benar-benar jelek dan bau," tambahnya

Ia mengaku menerima beras tersebut dari salah satu agen E-Warong yang ada di Desa Plakpak, dan diterima secara paket, bukan sesuai permintaan.

"Sepaket itu, saya hanya dapat Telor 1kg, tempe 1 dan Beras jagung ukuran kecil," terangnya.*(swq)

TerPopuler