Terkesan Reklamasi Pantai selatan Pamekasan dibiarkan, puluhan pendemo sbangi kantor DPRD

Terkesan Reklamasi Pantai selatan Pamekasan dibiarkan, puluhan pendemo sbangi kantor DPRD

Wednesday, 17 May 2017, 13:37

Pamekasan, kanalmadura.Com - Rabu,17/5/2017. Puluhan warga berunjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terkait maraknya reklamasi di wilayah pantai selatan.

Orator Aksi, Moh Hamdi mengatakan, aktivitas reklamasi itu dilarang oleh negara baik di daerah perairan maupun pantai dan daerah rawa.

“Sudah jelas reklamasi itu dilarang, kenapa Pemkab membiarkan sampai saat ini,” katanya saat berorasi.

Ironisnya, menurut Hamdi, lahan pantai selatan dari Desa Tlanakan sampai Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan sudah bersertifikat atas nama pribadi.

“Mirisnya, lahan itu dikuasai oleh orang China, bukan orang pribumi,” jelasnya.

Oleh karena itu, mereka meminta agar pemerintah setempat bertindak tegas. Jika perlu menghentikan proyek reklamasi tersebut. Sebab, hal itu dapat merugikan negara.

“Bubarkan aktivitas di rumah makan Wiraraja, karaoke dan hotel, karena sangat melanggar aturan,” teriak orator lain, Iklal.

TerPopuler