Maraknya Kasus pencabulan Anak dibawah Umur, Bupati Sumenep Merasa Prihatin.

Maraknya Kasus pencabulan Anak dibawah Umur, Bupati Sumenep Merasa Prihatin.

Thursday, 1 December 2016, 09:20

 Sumenep, kanalmadura.com – Kamis, 1/12/2016. Maraknya kasus pencabulan khususnya diruang lingkup kabupaten sumenep akhir -  akhir ini menarik prihatian Bupati Sumenep, A Busyro Karim beliau sangat prihatin dengan maraknya aksi pencabulan yang menimpa anak-anak di bawah umur di wilayahnya.

“Ini tidak lain disebabkan oleh akses teknologi yang semakin mudah,” ujarnya.

Menurutnya, pengaruh teknologi sangat besar bagi anak-anak. Apalagi mengakses video asusila, juga tidak ada batas. Bahkan, semakin gampang didapat.

“Kondisi ini, jangan sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah dan guru. Yang paling penting, adalah orang tua di rumah. Mereka harus mampu melakukan filter,” ucapnya.

Dikatakan, nilai-nilai agama sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing wajib ditanamkan pada anak-anak, sehingga tidak mudah terpengaruh dari sisi negatifnya saja dalam kemajuan teknologi.

Selama ini, pemerintah Kabupaten Sumenep sudah berupaya menekan atau bahkan memberantas aktivitas yang akan merusak moral bangsa.

“Misalnya, Satpol PP gencar melakukan razia kamar kos dan sejumlah tempat lainnya. Harapannya, salah satu upaya ini dapat mengurangi maraknya kasus pencabulan,” pungkasnya.

Dugaan kasus pencabulan yang sedang hangat dibicarakan oleh warga Sumenep, adalah siswi salah satu SMA di Sumenep yang hamil 4 bulan. Dalam kasus ini, penyidik Polres setempat telah menetapkan satu orang tersangka.(*)

TerPopuler