Diduga Mark Up Siswa, Cso Madura Kompak Segera Laporkan Mts Ar-Raudlah

Diduga Mark Up Siswa, Cso Madura Kompak Segera Laporkan Mts Ar-Raudlah

Wednesday, 2 December 2015, 14:10

Pamekasan, (kanalmadura.com)-program pemerintah dalam mewujudkan kemajuan dunia pendidikan dengan menggelontorkan sejumlah program diantaranya program Bantuan operasional sekolah (BOS), BSM dan beberapa program lainnya ternyata banyak menyisakan polemik yang terkadang di manfaatkan sejumlah oknum kepala sekolah nakal.

Seperti yang terjadi di Mts Ar-Raudlah dusun lanpelan Desa Sana Laok, Pamekasan.

Dari data yang berhasil dihimpun lembaga swadaya masyarakat Madura Kompak diketahui, Untuk meraup keuntungan dari program pemerintah semisal BOS dan BSM kepala Mts Ar-Raudlah diduga telah memanipulasi jumlah siswa, hal itu di lakukan untuk memperoleh keuntungan dana BOS di lembaga pendidikan tersebut.

Akhmad Riadi pengurus LSM Madura Kompak mengatakan bahwa kepala Mts Ar-Raudlah diduga telah dengan sengaja me mark up jumlah siswa dari siswa yang hanya 53 siswa menjadi 62 siswa.

"Di data penerima bos periode juli desember jumlah siswa yang di masukkan sebagai penerima anggaran dana BOS 62 siswa mas, padahal faktanya di lapangan saya cek jumlahnya 53 siswa semua, awalnya 57 mas tapi informasinya karena ada yang sudah menikah sisanya sekarang 53 siswa itu". Ujarnya pada kanalmadura.com

Dia juga menambahkan "Ada sekitar 9 siswa yang di mark up mas, kali kan saja anggaran dana BOS untuk mts 550 ribu kali kan 9 siswa yang di mark up, bukan masalah besar kecilnya uang negara yang digelapkan tapi perbuatan tersebut sudah jelas jelas melawan hukum, dan kami sebagai control society akan segera melaporkan masalah ini". Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Mts Ar-Raudlah desa sana laok saat di hubungi via selularnya tidak memberikan respon mengenai hal tersebut.*(rls/km)

TerPopuler