RUMOR PENGGEREBEKAN PUPUK BERSUBSIDI MILIK KETUA DPRD DIBANTAH

RUMOR PENGGEREBEKAN PUPUK BERSUBSIDI MILIK KETUA DPRD DIBANTAH

Friday, 15 May 2015, 19:38

Pamekasan,Kanalmadura.com - Rumor tidak sedap tentang Kepemilikan Pupuk Bersubsidi sebanyak 2,8 ton, diduga milik ketua DPRD Pamekasan, yang ikut diamankan dalam penggerebekan penimbunan pupuk yang dilakukan intel kodim disejumlah toko diwilayah batu marmar bulan april lalu akhirnya dibantah oleh Halili Yasin, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan (15/5).

Dia menuturkan kalau masalah penangkapan pupuk di wilayah utara pada bulan april lalu, menurutnya sudah ditangani pihak kepolisian dan masalah itu sudah selesai, bahkan dirinya mengapresiasi hasil beberapa temuan dari intel kodim tersebut.

"kalau itu dikatakan milik saya itu tidak benar, dan dengan adanya temuan-temuan itu menjadi awal dari sistem pengawasan yang sudah mulai membaik". Ujarnya

Halili juga menambahkan, berdasarkan penuturan dari sejumlah kios mengatakan ketidak mengertiannya tentang aturan karna sebelumnya pengawasan masih cukup longgar.

"Dari beberapa penuturan kios mereka mengaku masih kurang mengerti tentang aturan itu, dan sebetulnya kesalahan itu tidak sepenuhnya berada dikios, sebab kelompok tani pun terkadang kurang disiplin, ketika pendistribusian pupuk lancar terkadang kelompok tani malah enggan membeli dikios dan malah membeli ditoko". Kata ketua DPRD kepada Kanalmadura.com

Untuk diketahui, anggota TNI Kodim 0826 Pamekasan, membantu polisi, menangkap tiga orang pemilik toko pupuk bersubsidi yang ada di Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan.

Sebanyak 74 karung pupuk bersubsidi diamankan dari tiga toko, ketiga pemilik toko yakni Umar (55)pemilik Toko Resta di Desa Bujur Tengah, Sunardi (50) pemilik Toko Sumber Rezeki di Desa Bujur Barat, dan Suharto (46) pemilik toko Suharto yang berada di Desa Bujur Timur.

Mereka ditangkap karena menjual pupuk bersubsidi tanpa izin.*(ad/ksm)

TerPopuler