Bantuan Operasinal TPQ di Pamekasan Bermasalah, Oknom Petugas Bank BNI Disinyalir Terlibat

Bantuan Operasinal TPQ di Pamekasan Bermasalah, Oknom Petugas Bank BNI Disinyalir Terlibat

Monday, 5 April 2021, 18:46

 

Foto: Dokunen Daftar enerima

Pamekasan,KanalMadura.id - Bantuan Operasional untuk Taman Pendidikan Al-quran (TPQ) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diduga kuat dipotong dan digelapkan.


Jumlah bantuan TPQ yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 diketahui berjumlah 10 Juta, dugaan potongan bantuan tersebut tak tanggung-tanggung mencapai hingga 50% dari bantuan yang diterima.


"Iya benar mas bantuannya 10 juta, tapi yang sampai ke saya hanya separuh yakni 5 juta,"kata (AS) kepada awak media, Senin (05/04/2021)


Bahkan yang lebih parah lagi salah satu penerima bantuan inisial (F) menyebutkan bahwa meski dirinya tercatat sebagai penerima namun ia sama sekali tidak mendapatkan bantuan tersebut lantaran diketahui sudah dicairkan oleh orang yang tidak dikenal di Bank BNI cabang Pamekasan.


"Hal itu saya ketahui setelah saya mau mencairkan ke Bank BNI ternyata kata petugas sudah ada yang mencairkan, padahal itu jelas milik saya,"tambahnya


Pihaknya mengaku bahwa sebelumnya mengajukan bantuan TPQ tersebut ke bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pamekasan.


"Saya selaku pemilik dan pengurus TPQ yang saya punya, tapi orang lain yang mencairkan, kok bisa," Herannya


Sementara itu Ketua Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) Sauqi mengaku sangat menyayangkan dugaan pemotongan dan penggelapan bantuan TPQ tersebut.


"Ini sangat ironis sekali sampai ada penerima bantuan TPQ tidak menerima haknya sama sekali lantaran dicairkan oleh oknom yang tidak bertanggung jawab,"jelasnya


Sehingga pihaknya menduga ada kongkalikong antara pihak yang tidak bertanggung jawab dan Bank Penyalur.


"Jelas ini ada permainan dari sejumlah pihak, karena bukan penerima tapi bisa mencairkan,"terangnya


Dengan begitu pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan dialog secara terbuka di halaman kantor pemerintah kabupaten Pamekasan, dengan mendatangkan pihak terkait yakni Bupati Pamekasan, Kabag Kesra, dan pihak Bank BNI cabang Pamekasan.


"Data kami sudah lengkap, dan temuan kami tidak hanya dua lembaga ini tapi di banyak titik disejumlah Desa di Pamekasan," tutupnya*(syq)

TerPopuler