Aksi Soldaritas Dilakukan IDI Sampang Untuk Rekannya

Aksi Soldaritas Dilakukan IDI Sampang Untuk Rekannya

Saturday, 4 November 2017, 21:55

Bangkalan, kanalmadura.com - Sedikitnya 70 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar aksi penggalangan tanda tangan petisi menolak segala bentuk persekusi terhadap profesi dokter dan tenaga medis, Sabtu (4/11/2017).

Aksi tersebut merupakan reaksi solidaritas terhadap dugaan kasus di salah satu rumah sakit umum milik Pemerintah Kabupaten Sampang, pekan lalu.

Dikabarkan, salah satu oknum aparat desa disinyalir melakukan kekerasan fisik terhadap tenaga medis rumah sakit di Sampang.

“Kita mengecam kejadian tersebut, apapun alasannya tindakan itu (persekusi) tidak dibenarkan. Oleh karenanya, pagi ini kita menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk protes keras agar kejadian serupa tidak terulang,”terang Ketua IDI Bangkalan, dr Farhat Surya Ningrat, Sp, KK.

Melalui aksi tersebut, pihaknya juga berharap pemerintah segera membuat regulasi tegas yang melindungi tugas profesi dokter dan tenaga medis.

“Semua kan ada SOP (standart operating procedure)-nya, tidak boleh kita melihat ketidak puasan sehingga main hakim sendiri. Nah, terkait kasus yang di Sampang, kami sudah menyerahkan kewenangan kepada IDI wilayah Jatim untuk menindak lanjuti langkah hukum yang akan diambil,” katanya.

Dia juga membeberkan bahwa ada 3 opsi pendekatan yang bisa dilakukan pihak tertentu bilamana mengalami ketidakpuasan terkait pelayanan medis khususnya di lingkup rumah sakit.

“Pertama bisa melalui pendekatan etik, melalui IDI atau MKDKI (majelis kehormatan displin kedokteran indonesia). Kedua bisa melalui mediasi atau yang ketiga, laporan pidana ke aparat penegak hukum,” pungkasnya

TerPopuler