Diduga Tidak Sesuai Juknis, LSM Masyarakat Cerdas Soroti Pelaksanaan Rehab Gedung SDN Karanganyar 1

Diduga Tidak Sesuai Juknis, LSM Masyarakat Cerdas Soroti Pelaksanaan Rehab Gedung SDN Karanganyar 1

Tuesday, 8 December 2015, 20:37

Pamekasan, Kanalmadura.com (08/12) - pelaksanaan rehab gedung SDN Karangannyar I Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan Jawa Timur, mendapatkan sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat, Masyarakat Cerdas (Madas).

Pasalnya program rehab gedung sekolah yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus DAK tersebut yang semestinya dilaksanaka
n secara swakelola oleh pihak sekolah diduga dikontraktualkan.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan, menurut moh su'ie ketua umum LSM Masyarakat Cerdas dirinya sudah lama menengarai kalo rehab gedung SDN karangannyar I tersebut dikontraktualkan.

"Sudah banyak informasi yang masuk kepada kita, baik dari warga sekitar sekolah maupun sumber terpercaya di lembaga pendidikan tersebut". Ujarnya

Tidak hanya dari segi kualitas pekerjaan menurutnya banyak hal yang selama ini terkesan ditutupi oleh pihak sekolah terutama mengenai anggaran.

" Harusnya setiap pekerjaan proyek itu harus ada papan nama karena hal itu merupakan amanah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 tahun 2012 dan Kepres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang mewajibkan semua pekerjaan proyek yang dibiayai negara wajib untuk memasang papan nama, sejak awal pekerjaan sampai akhir pekerjaan. Itu sebagai bentuk patuh terhadap Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 15 Huruf (d.).".Jelasnya

Sementara itu saat dihubungi melalui sambungan teleponnya kepala SDN karanganyar I mengaku tidak tau besar anggaran yang diterima dari rehab gedung SDN karanganyar I

"Saya tidak tau mas karena baru termin pertama yang keluar, dan untuk apa sampeyan tanya hal itu".ujarnya

Dia juga membantah kalau pelaksanaan rehab SDN karanganyar I dikontraktualkan "itu dikerjakan swakelola mas, kalau pekerjaan pagar sekolah itu memang dikerjakan kontraktor".Imbuhnya

Plt kepala dinas pendidikan kabupaten Pamekasan, Moh tarsun mengaku akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.

"Terimakasih dan hal itu akan segera kami tindak lanjuti". Jelasnya.*(ads/km)

TerPopuler