Dampak Kekecewaan Mahasiswa STAIN, Demo Diwarnai Aksi Bakar Ban Bekas

Dampak Kekecewaan Mahasiswa STAIN, Demo Diwarnai Aksi Bakar Ban Bekas

Wednesday, 28 October 2015, 12:55

Pamekasan,(kanalmadura.com)- Akibat Kekecewaan terhadap sikap Ketua STAIN yang enggan menghadapi Aksi Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM)  STAIN Pamekasan, dalam penyampaian Aspirasi, berujung ricuh, bahkan Gumpalan asap Pembakaran Ban Mampu Hitamkan Lingkungan Kampus Negeri tersebut,

Suara ledakan Mercon dan Kembang Api pada saat emosi para orator membara terlentang keras, seolah menjadi saksi bisu seluruh mahasiswa yang sebelumnya sudah menyampaikan aspirasi dan keluhannya secara tertulis lewat Posko Pengaduan,

Basith Daenx berteriak keras di depan seluruh mahasiswa yang berderet didepn semua ruangan bahwa Aspirasi mahasiswa tidak akan sia-sia, " kami atas nama KBM akan terus mengkawal hingga ketua STAIN bisa menghadapi kita," Teriaknya,

Sementara Menurut Walid, orator lainnya, berharap kepada seluruh mahasiswa agar bisa melihat dan bangkit dari ketertindasan, " Ketua STAIN Selalu menyampaikan kepada mahasiswa terkait fasilitas lengkap yang disediakan, namun faktanya malah terbalik, kampus seolah tak terurus," tegasnya,

Lucunya, Ribuan massa tersebut dibiarkan berteriak di halaman kampus, sementara ketua STAIN keluar Kampus tanpa adanya kejelasan yang pasti, sebagian Pimpinan yang enggan disebutkan namanya mengatakan ada pertemuan di Pemkab, sebagian ada yang bilang tidak tahu, sedangkan di kantor pusat STAIN dipenuhi oleh pihak aparat kepolisian yang semestinya pimpinan kampus menfungsikan Satpam,

"kenapa harus menghadirkan kepolisian, apakah mahasiswa dianggap buron atau preman?, aksi ini kan dilingkungan kampus, gak ada hubungannya dengan pihak kepolisian," terang Basith.*(sui/rie)

TerPopuler